Suatu
implementasi dalam pengalaman/tragedi sering dikenang kembali dalam suatu ceremonial.
Salah satu slogan yang perlu kita pahami adalah "JAS MERAH" oleh Bung
Karno. Jangan sekali-sekali melupakan SEJARAH, pernyataan ini
dimaksudkan agar setiap insan manusia memiliki apresiasi yang tinggi. Tragedi
Titanic menggema dalam suasana satu abad terakhir. Berikut disampaikan
apresiasi yang diterapkan terhadap apresiasi tersebut. Pelayaran napak tilas dilakukan untuk
memperingati seabad tenggelamnya kapal Titanic di Samudera Atlantik. Pelayaran
ini diikuti oleh sejumlah sejarawan, pelaut, dan keluarga korban yang selamat.Napak tilas ini dilakukan
dengan Kapal Balmoral. Kapal ini membawa ribuan penumpang yang
merepresentasikan jumlah penumpang yang berada di atas Titanic saat tenggelam
100 tahun silam.Balmoral
menelusuri jalur yang dilewati oleh Titanic, dari Southampton, Inggris, menuju
New York, Amerika Serikat. Laman BBC melaporkan,
Kapal Balmoral meninggalkan Southampton, Inggris, pada Minggu, 10 April 2012,
menuju titik tenggelamnya Titanic. Suasana dibuat lebih nyata, kapal ini
disulap semirip mungkin dengan Titanic. Bahkan disertai dengan berbagai
perlengkapan dan atributnya. Tak hanya itu, menu makanan juga sama dengan yang
dihidangkan di atas Titanic saat itu.Titanic
tenggelam pada 15 April 1912 setelah menabrak es di Samudera Atlantik.
Peristiwa itu dikenang sebagai tragedi maritim oleh masyarakat luas. Perjalanan
memorial ini, dipersiapkan sebagai upacara penghormatan terhadap tenggelamnya
Titanic.Mari kita maknai
bersama, apresiasi tidak hanya sebagai penguat sejarah tetapi juga sebagai pengukir sejarah dalam
hidup. Believe it or not, buktikanlah (^^pg) [April 2012].(informasi diambil dari vivanews.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar