Jumat, 13 Januari 2012

PERSONAL TRIP

Sumur Maut
(^^pg document)















Sumur Maut,
Pada tanggal 1 Oktober 1965 PKI menggunakan sumur tua ini untuk mengubur tujuh jenazah Pahlawan revolusi. Sumur ini memiiki kedalaman 12 m dan berdiameter 75 cm. Di dekat permukaan sumur terdapat sebuah prasasti yang bertuliskan: “TJITA2 PERDJUANGAN KAMI UNTUK MENEGAKKAN KEMURNIAN PANTJA SILA TIDAK MUNGKIN DIPATAHKAN HANJA DENGAN MENGUBUR KAMI DALAM SUMUR INI.” Ini merupakan Satu amanat penting untuk kita semua agar selalu menghargai Pahlawan Bangsa, berJUANG (^^pg).

Rabu, 11 Januari 2012

CPM


COPY PLANTS MACHINE (PINE MERKUSII) AS AN
ALTERNATIVE SOLUTION FOR GLOBAL WARMING PROBLEM
Copy Plants Machine (CPM) is one of the solution to solve global warming problem. CPM is kind of utilization of lens concept, it is like a camera and a binoculars. CPM works by capture a picture from the plants.  The characteristic of this picture will be changed by a machine, “great realize machine”. CPM consist of three machine, they are: great realize, image capture, and soft carpet.
“Great Realize” is the main part of this machine. It has two functions, as an absorber and as a reflector much electric materials. As an absorber is used for absorber much electric materials from the nature. As an reflector, reflector the energy of electric materials. This part is important for realize image of the plants from their energy.
The second part of CMP is “Image Capture”. The function of this part is capture an image from the plants. The image will save in a tube, then the image will be processed into the best quality. The best quality of image is appears the best realization of the plants.
 Factors affecting the quality of plants produced are: lighting (absorber and reflector), humidity, and radiation levels. Lighting effect on the clarity of the images obtained. The clearer picture gives better output result. Humidity affects thestate of  texture object. The presence of high humidity which makes the texture of the object becomes more flaccid, it will affect the quality of output. Radiation levels areassociated with a variety of waves contained in the retrieval and creation of output.
The last part of CMP is “Soft Carpet”. Soft carpet is the place where the output (realize plants) will grow up. This carpet is about 20,47 x 57,16 m2, it can control many situation of frequency. So, it can used in every situation.
In the use of CPM, have been tested on pine merkusii because this plant spreads a lot in Indonesia (Bali) in particular, and the world in general. And also, the plant is able to provide very high levels of oxygen (O2), can provide shade and collness to the environment. Images of plants that have been stored in tube of image capture, will be made a new real plant (output) on soft carpet. The new plant will have the same characteristics, as it was converted in the number and type of the same molecule. Many plant like this, the world will become more green (go green). Automatically, oxygen (O2) produced by the plant will completely eroded nitrogen (N3) harmful gases. “We use this machine and we safe the world” (^^pg).
            




Rabu, 28 Desember 2011

dibalik sebuah lirik lagu

A. LIRIK LAGU
Ebiet G.Ade - Elegi Esok Pagi 
Izinkanlah kukecup kenigmu
Bukan hanya ada didalam angan
Esok pagi kau buka jendela
Kan kau dapati seikat kembang merah

Engkau tahu aku mulai bosan
bercumbu dengan bayang-bayang
Bantulah aku temukan diri
Manyambut pagi membuang sepi

reff :
Izinkanlah aku kenang sejenak perjalanan oh oh oh oh...
Dan biarkan kumengerti
apa yang tersimpan dimatamu oh oh...

Barangkali di tengah telaga
ada tersisa butiran cinta
dan semoga kerinduan ini
bukan jadi mimpi di atas mimpi

Izinkanlah aku rindu pada hitam rambutmu oh oh oh oh...
Dan biarkan ku bernyanyi
demi hati yang risau ini oh oh... 
B.  ANALISIS KALIMAT
Berikanlah aku kesempatan untuk mengungkapkan apa yang kurasakan! Perasaanku ini bukan hanya khayalan, melainkan merupakan suatu kenyataan yang mendalam. Suatu saat nanti, berkenanlah untuk membuka pintu hatimu sehingga dapat engkau rasakan kasih sayangku yang sejati.
Engkau pun telah mengetahui bahwa aku telah bosan menjalani semua ini. Kebosanan dalam  mengekspresikan segala perasaanku dengan suatu ketidakpastian. Tuntunlah aku dalam mengobati kerinduanku terhadap cinta kasih! Cinta kasih yang berperan penting dalam mewujudkan harapanku dan memusnahkan semua keputusasaan.

Reff:
Perkenankanlah aku untuk mengenang semua kisah ini. Satu kesempatan untuk memahami perasaan di dalam  hatimu. Aku sadari banyak hal yang belum kutemukan  dibalik pandangan matamu. Hal ini membuatku semakin penasaran.
Kemungkinan dalam lubuk hatimu yang terdalam masih terdapat benih cinta untukku.  Selalu kuberharap semua ini dapat  mengobati kerinduanku dan tidak hanya ada dalam khayalan.
Izinkanlah selalu kukenang keindahan dalam kilau hitam rambutmu. Kemilauan yang mencerminkan kecerahan kasih sayangmu. Aku akan selalu mengenangmu melalui melodi dalam untaian kata-kata indah untuk mengobati segala kerisauan dalam hati.
C.  KESAN DAN PESAN
*      KESAN
Lagu ini merupakan lagu yang sangat berkesan dalam kehidupan saya. Berbagai pengalaman yang telah saya lalui terkenang dalam setiap lirik lagu ini. Lirik demi lirik terangkai menjadi satu bait yang indah dan bait ini membentuk suatu keharmonisan sebuah lagu.
“Elegi Esok Pagi” merupakan suatu judul yang indah. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan kata “elegi” sebagai suatu syair/nyanyian dukacita (khususnya pada peristiwa kematian). Menurut saya, dukacita yang dimaksud dalam lagu ini tidak semata-mata mengenai peristiwa kematian. Akan tetapi, lebih condong menyatakan suatu kerinduan dan cinta kasih. Kerinduan dan cinta kasih merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan. Satu dengan yang lainnya bersifat saling melengkapi.
Getaran yang berbeda saya rasakan setiap mendengarkan lagu ini. Getaran yang mengingatkan saya terhadap cinta kasih orang tua. Sosok yang selalu bersabar dalam menuntun dan membimbing agar saya dapat menjadi orang yang berguna. Semua ini berlandaskan atas cinta kasih yang selalu menyertai dalam setiap langkah saya. Pernyataan ini erat kaitannya dengan salah satu tema yang sering ditampilkan dalam lagu-lagu “Ebiet G. Ade”, yaitu “kasih sayang”.
*      PESAN
Inti pesan yang terkandung dalam lagu ini adalah kita harus tegar dalam menghadapi sesuatu dan selalu memotivasi diri dengan menciptakan suatu harapan. Lagu “Elegi Esok Pagi” lebih fokus menyoroti mengenai ketegaran seseorang dalam meperjuangkan perasaan cinta. Ketegaran ini dicerminkan dengan adanya suatu harapan sehingga meminimalkan kemungkinan terjadinya keputusasaan.
Sesuatu hal yang sedang kita jalani/kerjakan dapat mengasilkan sesuatu yang terbaik jika hal tersebut kita jalani/kerjakan berdasarkan atas cinta kasih. Lagu yang bertema “kasih sayang” tidak hanya dapat diterapkan dalam aspek percintaan, tetapi juga  dalam berbagai aspek kehidupan. Jalanilah hidup ini berdasarkan atas cinta kasih sehingga kita dapat menemukan kebahagiaan yang sejati. (^^ pg)